Featured Post

[Review] Game of Thrones (season 6)

Setelah setahun, GoT kembali di season 6. Sebenarnya gw juga ga begitu nunggu2 sih, karena lagi asik ngikutin serial yg lain (The Flash...

Saturday, November 12, 2011

anak dewa matahari

pada suatu ketika, di atas langit sana, terdapatlah dewa matahari dan anak-anaknya.
di antara ketiga anaknya, dewa matahari paling suka dengan anak sulungnya yang paling kuat dan patuh padanya.
dewa matahari juga sayang dengan anak bungsunya, karena dia yang paling tampan dan baik perangainya.
anak nomor dua merasa terasingkan. dia benci dengan ayahnya, dan juga saudara-saudaranya.
tapi dia memiliki pantangan untuk tidak menyakiti siapapun, manusia atau dewa.
akhirnya dia pun pergi, dia terbang semakin tinggi dan jauh. tujuannya adalah matahari.
setibanya di sana, dia memusatkan semua kebenciannya, dan menggunakannya untuk meledakkan matahari.
matahari pun meledak, dan habis tak bersisa.
dewa matahari kehilangan kekuatannya, dan kemudian mati.
dunia pun kehilangan cahaya, dan hidup dalam kegelapan.
tanpa cahaya, manusia hanya tinggal menunggu waktu untuk musnah.
anak sulung dan anak bungsu dewa matahari masih hidup. mereka mencari anak kedua, meminta penjelasan darinya.
tapi setibanya mereka di tempat dimana matahari tadinya berada, mereka hanya menemukan sisa-sisa saudaranya.
rupanya ketika matahari meledak, dia juga ikut mati bersamanya.
Kedua saudara itu pun menyesali nasib saudara mereka yang mati dalam kebencian.
tanpa dewa matahari, mereka berdua yang tersisa itu, mengambil alih tugas ayahnya.
bersama-sama, mereka membangun matahari yang baru, yang bisa menjadi cahaya bagi dunia.
butuh waktu yang lama untuk membangunnya, ditambah lagi suasana dunia yang kacau balau tanpa cahaya.
tapi mereka yakin, mereka bisa membuat matahari yang baru, dan menyelamatkan dunia dari kehancuran.
demi ayah mereka, dan demi saudara mereka yang sudah mati. 
~


ditulis sewaktu sedang kesal, dengan harapan kesalnya hilang.

Thursday, November 10, 2011

song(s) of the week(s)

Sudah lama ga posting tentang lagu-lagu favorit, tapi lagu-lagu ini bakal betah didengerin selama beberapa minggu sepertinya. 

Kelly Clarkson - Mr Know It All


Oh you think that you know me, know me
that's why I'm leaving you lonely, lonely
Cause baby you don't know a thing about me
You don't know a thing about me

The Script - Nothing


And I now that I'm drunk but I see the worst
If she'll listen this time even though this lust
II'll dial her number and confess to her
I'm still in love but all I heard was nothing, nothing, nothing


Tuesday, November 08, 2011

Juli, dia menggilai kebebasan

Ini kumpulan twit dari @scriptavita hari Sabtu kemaren. Entah apakah terpengaruh sama missviona, tapi twit2nya josephine akhir2 ini juga random. Seperti ini, tiba2 bahas bulan.


Ketika Oktober pergi, November menangis sampai tertidur, dan datanglah Desember dengan gigi-gigi neon.
Januari lahir dari kembang api.
Februari itu ababil.
Maret suka berkebun, dan April suka berbohong.
Rambut si Mei berhias mawar merah. Tapi tubuhnya bau lili.
Juni si anak tengah, selalu mengalah pada kakak dan adiknya. Kalau Juli, dia menggilai kebebasan.
Agustus kaosnya merah, celananya putih.
September baru saja pergi.



Lalu maksudnya apa ya kira-kira? Kalo gw coba perhatikan sih,
November yg menangis itu menandakan hujan yang sering turun di bulan ini.
Desember dengan gigi neon tentulah maksudnya Natal yang banyak dihiasi lampu2 warna warni.
Januari lahir dari kembang api, betul kan? Pas malam pergantian tahun pasti banyak kembang apinya.
Februari ababil, karena Valentine? Semua orang tiba2 menjadi sedikit lebih romantis dari biasanya.
Maret berkebun, I really have no idea.
April suka berbohong, referensi ke April Mop.
Mei dengan mawar merah? Kurang ngerti.
Juni anak tengah, selalu mengalah? Apa ya, apa karena Juni itu masa-masa liburan untuk sekolah dan kuliah?
Juli, menggilai kebebasan. Hore, hidup Juli! katanya scriptavita, karena banyak negara yg merdeka di bulan Juli, sebutlah USA (4 Juli) dan France (14 Juli).
Agustus dengan baju merah putihnya jelas menandakan hari kemerdekaan Indonesia.
dan September dan Oktober digambarkan sebagai bulan yg sudah berlalu, saja.

Monday, November 07, 2011

ocehan tentang bakso

Berikut adalah kumpulan twit dari @missviona Sabtu sore, 5 November kemaren. Random dan absurd. Dan gw ga habis pikir bagaimana bisa bakso bisa dibikin jadi selucu ini :))


Bakso itu sendirian di dalam mangkok. Tujuan bakso adalah untuk berada di antara gigi-gigiku, lalu ditelan masuk ke perutku.
Tapi bakso itu ada di mangkok itu sendirian. Kasihan kamu bakso.
Bakso, kamu jangan nangis. Nanti mangkuknya gak muat lagi.
Bakso, kenapa kesepian? Ada bihun, ada tahu, ada sambel, dan ada garpu.
Bakso, bakso, sebentar lagi aku menjemputmu masuk ke kerongkonganku. Sebentar lagi.
Bakso jangan takut, bakso kamu gak akan ditinggal sendiri. Bakso kamu gak akan masuk bak sampah. Bakso akan masuk dalam mulutku.
Bakso, jangan marah. Hanya sebentar saja sampai aku selesai memencet enter.
Bakso, kalau kamu lapar kamu makan apa?
Bakso, bakso, awalnya kamu itu ada di dalam tubuh sapi. Kamu pasti gak suka di sana, sapi kan bau.
Mulutku lebih wangi dari badan sapi, kamu akan suka berada di atas lidahku. Kamu akan menikmati saat geligiku mencincang bulat tubuhmu.
Bakso, kamu gak akan kubiarkan sendirian. Bakso, kamu jangan nangis nanti mangkuknya gak muat lagi.
Mainlah dulu dengan bihun-bihun itu, mereka panjang, kamu dapat mengepang mereka sampai tak ada lagi yang bisa dikepang.
Bakso, mainlah dulu dengan tahu. Tahu yang baru setengan digigit itu pun kesepian. Bakso, bakso, mainlah dulu di taman mangkukmu.
Bakso, aku lapar!
Bakso babi lebih enak dari kamu.
Wah, ada kuah bakso berenang di dalam otakmu!
IBU, ADA BAKSO DALAM TELINGAKU!
Baksonya menari di dalam darahku. Baksonya girang dan melompat-lompat di antara tulang-tulangku!
Baksonya loncat ke bulan! Baksonya mau bertemu Appolo!
Hiduplah baksoku, jayalah baksoku!
Aku gak tau kalo semua bakso bisa bicara!
TUHAN, KENAPA BAKSO BISA BICARA?

Sunday, November 06, 2011

Jurnal 6 November 2011

Awal minggu lalu adalah hari terakhir di bulan Oktober, atau di beberapa belahan dunia lain, dikenal juga dengan perayaan Halloween. Semestinya gw mau bikin cerita dengan tema halloween, udah kepikiran, tapi belom ditulis2 juga.

Dan memasuki November, jadwal kerja sedikit berubah. Masuknya sekarang jam 7, dan gw berangkatnya setengah jam lebih awal, dari rumah jam setengah 6, trus naek kereta yg jam 6. Pulangnya jam 4 sore, dan ini mesti dimanfaatkan baik-baik biar bisa pulang lebih awal. Sama aja boong kan kalo udah dimajuin tapi ujung2nya gw pulangnya abis magrib. Anyway, sometimes I received sarcastic comments, but I guess the only thing I should do is just let it gone, and not responding to it. More introspection, and improvement from my side, and good behaviour. I hope people's reaction to me will get better.

Dan jumlah follower akhirnya nembus 100, yay. Setelah gw buat akun twitter ini dari tahun 2009, dengan nama apa ya waktu itu, trus jarang ngetwit, dan baru mulai aktif tahun lalu dan make nama minky_monster, my true identity, I never felt more alive than the last few months. Yah, sebenarnya tadinya ga begitu peduli dengan jumlah follower yg cuma puluhan dan circle yg kecil, tapi semenjak gw ikut mainstream, setidaknya pengen jumlah followernya jadi 3 digit. Done. Yang membanggakan adalah difollow ama 4 orang dengan follower di atas 1000, yaitu severussss, DAMITCH, harigelita, dan missviona. Sisanya sih biasanya karena followback akun2 yg nyasar follow gw karena kebetulan di twit gw ada keyword tertentu yg nyambung ama mereka, dan ini akun2 dari luar. Yagapapalah, demi jumlah, toh bukan bot.

Kamis kemaren sempet bikin cerita lagi, yg judulnya Happiness. Itu dibuat dalam rangka dikirim ke orang buat dikompilasi jadi kumpulan cerpen tentang ayah. Ditambah inspirasi dari twitnya adek, jadilah cerita itu yg gw sambungkan dengan cerita sebelumnya yg temanya juga ayah.

Lalu hari ini, dari pengumuman nulisbuku tentang #11projects11days hari ke-6, hari dimana gw mulai ikutan, ketemulah nama gw di halaman facebook ini  di buku 1 nomor 21. Meskipun berusaha untuk ga terkejut dan ga gembira2 amat, tetep aja seneng, meski tau juga kalo ini bagian dari strategi pemasaran mereka. Gapapalah, nanti kalo ketiga cerita gw masuk semua, gw beli lah itu tiga buku yg ada cerita gw-nya.

Besok2 kalo bosen mikir mau nulis apa, kayaknya mending bikin kompilasi twit2 menarik dari orang deh, ada tuh yg tentang obrolan ajaib missviona dengan bakso.

Thursday, November 03, 2011

happiness

"Kid, what do you want to be?" | "Be happy. I just want to be happy, dad."
~ @DAMITCH


Setiap kali ada keputusan penting yang kuambil, aku selalu melaporkannya ke Papa. Seperti waktu aku hendak lulus SMA, kukatakan padanya kalau aku tak ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, dan memilih untuk mengikuti beberapa les bahasa asing dan keterampilan lainnya. Dia tidak keberatan.

Begitu pula ketika dua tahun kemudian aku mengatakan padanya bahwa aku ingin menjadi penulis dan pembuat film, dan melanjutkan sekolah di bidang perfilman. Dia mendukung pilihanku sepenuhnya.

Dan kali ini, kembali aku dihadapkan pada satu keputusan yang krusial dalam hidupku. Seperti sebelumnya, kudatangi dia yang sedang duduk di teras belakang sambil membaca  salah satu koleksi bukunya. Dia masih terlihat muda, sama seperti yang kuingat sewaktu aku kecil.

"Dad?"
"What is it, Princess?"
"I want to tell something."
"Go on then."
"Remember the boy that I told you about? I'm in love with him, and I want to spend the rest of my life with him."
"It's a good news! So... what's the problem?"
"He's... different from us."

Papa terdiam. Beberapa menit kemudian barulah dia membuka suara.
"Do you remember when I asked what do you want to be, and then you said you just want to be happy? That's the most honest and beautiful answer I've ever heard. So let me ask you one thing: Are you happy right now, with your life, with him?"
"I am."
"Then you have my blessing. Do it."
"...Thanks, Dad."

"You know, I'm so happy that you still call me 'Dad', even after you realize that I am not your real father."
"You mean, not my 'biological' father. For me, you are my real dad, a great one."

Papa tersenyum.
"Give my regard to your Mom."
"I will."


Dan aku pun terbangun dari tidurku.
Papa meninggal sewaktu aku berumur 11 tahun, sebelum Mama menceritakan padaku bahwa mereka bukanlah orangtua kandungku. Meski begitu, aku masih sering bertemu dan berbicara dengannya, di dalam mimpiku. Hingga saat ini.
~~~





yak, boleh dibilang cerita ini adalah kelanjutan dari cerita sebelumnya, berjudul Keluarga, dengan selang waktu berapa belas tahun kemudian.
and of course, it's fiction.

Wednesday, November 02, 2011

win-win solution: strategi penerbit

Akhirnya saya paham.

Awalnya kan beberapa minggu lalu, nulisbuku bikin event #11days11projects itu, dimana kita diajak untuk ikut serta bikin cerita berdasarkan lagu tema yang berbeda tiap harinya. Nah, berhubung sekarang sudah masuk bulan November, satu demi satu hasil event itu diumumkan. Sehari dari tanggal 1 sampai 11, masing-masing 1 tema sesuai hari ke-1 dst sampai hari ke-11. Selain diliatin gambar cover buku yg bakal dibikin, juga daftar isi bukunya, karya2 yg dimasukkan ke sana dan pengarangnya.

Yang bikin gw takjub adalah, banyak sekali karya yang dimasukin ke bukunya. Sampe2 hari pertama itu ada dua buku, begitu pula hari kedua. Kesimpulan yg saya ambil, kalo ga semuanya, maka hampir semua karya yg masuk ke redaksi nulisbuku untuk ajang #11days11projects ini akan dipublikasikan. Pertanyaannya adalah: mengapa? Karena saya kira maksimal hanya 20/30 per temanya. Ini sampe 80an.

Sepertinya saya paham. Dengan mempublikasikan banyak karya yg masuk, maka para pengarangnya akan tertarik karena karya mereka dipublish, dan ujung2nya mereka akan berminat untuk membeli buku dimana karya mereka ada di sana. Bayangkan kalo ada 80 pengarang yg karyanya masuk. Minimal kira-kira ada 80 buku yang akan terjual, kepada para pengarang itu. Dan itu baru untuk hari pertama. Hari-hari berikutnya kemungkinan juga seperti itu. Strategi yang bagus dari pihak nulisbuku. Dengan menerbitkan karya2 dari puluhan orang, yang berminat dan sukarela, penjualan buku tersebut juga cukup terjamin.

Lalu sebagai salah satu pengarang yang berpartisipasi, apakah kita merasa dimanfaatkan ato kecewa? Tidak perlu. Mungkin tidak semua strategi nulisbuku itu bisnis semata, tapi juga sebagai wadah untuk karya-karya kita. Ada manfaatnya untuk kita. Karya kita bisa dipublikasikan dan dibaca oleh puluhan orang lain, minimal sesama pengarang. Win-win solution, yes?