Featured Post

[Review] Game of Thrones (season 6)

Setelah setahun, GoT kembali di season 6. Sebenarnya gw juga ga begitu nunggu2 sih, karena lagi asik ngikutin serial yg lain (The Flash...

Friday, May 30, 2014

[Review] Agents of SHIELD


Starring
Clark Gregg as Phil Coulson
Ming-Na Wen as Melinda May
Brett Dalton as Grant Ward
Chloe Bennett as Skye
Iain De Caestecker as Fitz
Elizabeth Henstridge as Simmons

Serial ini dimaksudkan sebagai bagian dari Marvel Cinematic Universe, (bersama film2 MCU seperti Iron Man, Thor, dan Avengers), jadi alurnya konsisten dengan film2 tersebut. Meskipun begitu, karena hanya 'serial tv', keterlibatannya dengan film2 MCU terbatas sekali. Minim sekali penampilan dari bintang2 Avengers di serial ini. Paling banter adalah guest star dari Maria Hill dan Nick Fury, karena mereka kan juga SHIELD, dan yang lebih banter dikit adalah, Lady Sif. Sisanya, ga ada kemunculan2 anggota Avengers atau villain Marvel yg terkenal. Yang kemudian menimbulkan pertanyaan: ngapain gw nonton serial ini?

Ya sebabnya karena penasaran aja sih, liat awal2nya, ada Coulson yg ternyata masih idup, trus coba2 liat 1-2 episode, berharap mungkin nanti bakal seru. Ehh taunya gitu-gitu aja. Tapi udah nanggung, gapapa lah donlot sampe abis. Mana serial ini banyak hiatusnya di pertengahan. Dari  Desember ke Maret tu cuma berapa episode, sisanya hiatus. Usut punya usut, sepertinya sengaja diulur biar film Captain America: Winter Soldier tayang dulu, karena plot di film itu yg berkaitan dengan SHIELD yg sebenarnya disusupi HYDRA, bakal berpengaruh banget ke plot Agents of SHIELD. Yah setelah itu emang jadi lebih greget sih, sedikit.


Oke, plot.
Agent Phil Coulson yang diceritakan sudah mati di film The Avengers, ternyata masih hidup. Kematiannya sengaja dibesar-besarkan Fury supaya memberi motivasi ke para Avengers. Oke, ini kita udah tau. Coulson masih hidup, dan dia diberi kepercayaan untuk menyusun timnya sendiri (gatau ga dikasih nama divisi ato apa) untuk menggunakan The Bus, pesawat khusus SHIELD, dan menjalankan tugas2 SHIELD. Yang masuk dalam tim Coulson adalah Agent Grant Ward, spesialis yg skillnya top. Agent Melinda May, specialist juga yg skillnya lebih top, lebih berpengalaman, teman lama Coulson, dan merangkap pilot. Lalu dua ilmuwan, Fitz dan Simmons. Kemudian mereka merekrut Skye, seorang hacker yg aktif mengacau jaringan SHIELD, alih2 ditangkap, mereka ingin Skye membantu SHIELD. Tim yg kecil sekali kalo dilihat2, dan daya tarungnya cuma ada di Coulson, Ward, dan May.


Awal-awalnya, tugas-tugas mereka masih yg gitu-gitu aja, berurusan sama kelompok Centipede, yg kelihatannya merekrut orang untuk dijadiin proyek percobaan manusia super, menggunakan macam2 serum termasuk serum super soldier captain America dan proyek Extremist. Kasus awal yg mereka tangani melibatkan Mike Peterson, seorang single father, yg dimanfaatkan Centipede. Peterson kemudian sempat dilumpuhkan dan dimasukkan ke dalam SHIELD untuk dilatih (dan juga diperiksa). Sisanya adalah pengenalan terhadap anggota tim, bonding. Isu penting di bagian pertama serial ini adalah misteri tentang pemulihan Coulson dari kematian. Coulson mengatakan bahwa Fury menggunakan tim dokter terbaik untuk menyembuhkannya, dan sesudahnya dia diberi jatah berlibur di Tahiti. Anehnya, setiap kali kata Tahiti muncul, Coulson akan otomatis bereaksi dan mengucapkan, "It's a magical place."

Jelaslah ada rahasia yg disembunyikan dari Coulson. Pada tahap ini, gw sendiri udah mikirin beberapa teori. Mungkin Coulson yg ini adalah robot, atau klon. Ternyata bukan. Misteri ini mulai terjawab di pertengahan (episode 11). Coulson memang sempat mati, dan Director Fury memerintahkan tim dokternya untuk menghidupkan Coulson kembali dengan prosedur rahasia TAHITI, dimana dalam prosesnya, Coulson mengalami siksaan mental luar biasa, dan karenanya mesti ditanam memori palsu tentang liburannya di Tahiti. Di episode2 berikutnya kemudian diungkap bahwa operasi Coulson dilakukan di sebuah fasilitas rahasia, menggunakan obat tertentu berkode CG-325, yg ternyata berasal dari alien tertentu. Entah bagaimana SHIELD dan Fury berhasil menemukan teknologi alien itu.

Obat ini sekaligus jadi plot penghubung dengan pihak antagonis. Centipede, di bawah bayang2 misterius The Clairvoyant yg sepertinya mengetahui gerak-gerik SHIELD selangkah di depan. Mereka menculik Mike Peterson dan Coulson. Dengan Coulson, mereka berusaha mengorek informasi tentang bagaimana Coulson berhasil hidup lagi. Dengan Peterson, mereka mengubahnya menjadi Deathlok, dengan organ2 mekanik dan memaksanya melaksanakan perintah Centipede.

Plot pun bersamaan dengan film Captain America. SHIELD diinfiltrasi HYDRA, dan setelahnya dinyatakan bubar. Nasib Coulson dan yg lainnya pun tak jelas, sementara Centipede kemudian diketahui sebagai bagian dari HYDRA. Di antara agen dan divisi SHIELD pun terdapat kecurigaan apakah rekan mereka bagian dari HYDRA atau bukan.

Btw, ada guest star untuk agen2 level tinggi SHIELD, di antaranya Victoria Hand (diperankan Saffron Burrows), Agent Blake (diperankan Titus Welliver), Agent Jasper Sitwell (yg di film kemudian diketahui kalau dia termasuk HYDRA), dan Agent Garrett (diperankan oleh Bill Paxton). Mereka bersama-sama hendak memberantas Centipede dan membongkar identitas The Clairvoyant. Hingga kemudian Coulson sadar, bahwa The Clairvoyant yg memiliki informasi2 penting tentang SHIELD, pastilah orang dalam juga. Betullah, The Clairvoyant ternyata adalah Garrett. Dan dia tidak sendiri. Kejutan yg lebih besar adalah, Ward ternyata adalah anak buahnya Garrett, dan selama ini menyusup ke dalam tim Coulson.


Nah, tentang Garrett, si tokoh antagonis utama ini, terus terang gw ga begitu suka, ga terkesan, soalnya overacting banget kayaknya. Sok2 ngeluarin komentar one liner yg witty, padahal ga pas dan maksa. Annoying. Kalo tentang Ward sih, sangat disayangkan yah, karena dia sebenarnya kan salah satu anggota tim yg paling diandalkan. Setelah Ward kabur dengan Garrett, jadinya ga ada spesialis di tim Coulson. May pun ga dipercaya ama Coulson, karena dia selama ini mengawasi kondisi Coulson setelah kebangkitannya dan melapor ke Director Fury. Gantinya Ward adalah agent Triplett, yg tadinya bawahannya Garrett, sebelum ketahuan kalo Garrett adalah musuh. Tapi si Triplett ini ga sehebat Ward. Kemudian ada misteri juga dengan asal-usul Skye. Dia bukan sekedar hacker. Sewaktu dia bayi, agent SHIELD yg melindunginya tewas, karena kekuatan yg Skye miliki. Juga di akhir season dikasih petunjuk bahwa orangtua Skye adalah monster (?), entah monster berbentuk fisik atau sifatnya aja. Dan setelah sempat muncul membantu Coulson menumpas Garrett, Nick Fury menyerahkan pimpinan SHIELD ke Coulson. Yaiyalah, agent2 senior yg lain udh ngilang. Maria Hill kan berlindung ke Tony Stark. Victoria Hand mati dibunuh sama Ward. Tinggal Coulson doang. Maka dia menjadi Director Coulson. Tapi SHIELD sendiri masih belum begitu jelas nasibnya.

Ya cukup menarik lah secara keseluruhan, meskipun dari departemen akting kurang. Cuma Coulson lah yg bagus aktingnya. Dan katanya mau ada season depan, yaah, males lah ngikutinnya.

-OoO-

4 comments:

Bagus Mahfudin said...

kalau coulsen bisa hidup lagi... berarti anggota avengers yang mati di film age of ultron (yang lari cepet), seharusnya bisa dihidupin juga....? :D

minky_monster said...

Quicksilver. Hmm, iya sih, kalo dipikir2. Tapi, SHIELD ini ga jelas statusnya, masih diakui ato engga. Dan, mereka sebenarnya ga berhak ngutak atik mayat QS, karena bukan agent mereka.

d4rk-0n3 said...

menurut infonya para pecinta komiknya.. Quicksilver itu udah berkali2 mati dan hidup kembali..

Hinmaniar Tri Sutrisno said...

ada hubungannya sama quicksilver di proyek x-men universenya fox guys, kayak spiderman di sony.

Post a Comment