Featured Post

[Review] Game of Thrones (season 6)

Setelah setahun, GoT kembali di season 6. Sebenarnya gw juga ga begitu nunggu2 sih, karena lagi asik ngikutin serial yg lain (The Flash...

Thursday, January 25, 2007

Lana oh Lana...


Cungkilan dari salah satu cerpen di Filosofi Kopi yang judulnya "Lara Lana"

Akhirnya Lana tak tahan lagi, menelepon membabi buta: Saya mohon, jangan pergi melamar ke sana. Kalau kamu menikah, saya akan jadi orang yang paling kesepian di dunia. Kalau perlu saya yang melamar ke orang tua kamu. Jangan bohongi diri kamu. Cuma saya yang mengerti siapa sebetulnya kamu...
Ia memotong, dingin, seolah disusupi roh asing yang tak Lana kenal: Selama ini kamu cuma mengenalku dalam versi yang kamu mau. Aku begitu karena kamu. Kamu tidak pernah tahu siapa diriku sebenarnya.
Lana menggeleng. Tidak mungkin. Barangkali ia salah sambung. Perjanjian macam apa ini? Benarkah ini roh yang sama, teman sebangkunya sejak SMA, yang selalu berkata mereka adalah sejiwa terbelah dua, soulmate? Lana menutup telepon. Aku ditipu.
...
Aku mencintaimu. Tidak akan berubah.
[kemudian...]
'Bapak Maulana, mari saya antar ke pesawat.'

wake up, wake up!!
MAULANA!? Huekkk!
ternyata Lana == Maulana, huekk mabok gw bacanya. Sedari tadi mengira Lana adalah cewe, tapi ternyata...
Hehehe... kreatif juga si Dee ini, bikin cerpen yang kayak gini.

2 comments:

piliang said...

hihihihi,,
gw juga kaget pas bacanya
ternyata dia homo,,
sayang sih, orang perfek kaya gitu ternyata ngga suka cewe..


oiya,,,yang rico de coro juga keren tuh,,

yg punya blog said...

hooh tuh
gw ga pernah ngebayangin dunia kecoa begitu hidup dan ramai, namanya keren2 pula...

Post a Comment