Featured Post

[Review] Game of Thrones (season 6)

Setelah setahun, GoT kembali di season 6. Sebenarnya gw juga ga begitu nunggu2 sih, karena lagi asik ngikutin serial yg lain (The Flash...

Sunday, February 05, 2012

Review Film: Signs (2002)


Director: M. Night Shyamalan
Cast:
Mel Gibson
Joaquin Phoenix
Rory Culkin
Abigail Breslin

Plot:

Suatu pagi, Graham Hess (Gibson), mendapati ladangnya diutak atik, dan menghasilnya crop circle berbentuk lingkaran-lingkaran aneh dalam ukuran besar. Tadinya dia mengira ini adalah ulah orang iseng, tapi setelah berkonsultasi dengan polisi, dia tidak yakin apa penyebabnya.


Graham adalah bekas pendeta, yang setelah kematian istrinya akibat kecelakaan mengerikan, kehilangan keyakinannya dan berhenti jadi pendeta. Dia tinggal bersama kedua anaknya, Morgan (Culkin)  dan Bo (Breslin), serta adiknya Merrill (Phoenix). Mereka mendapati bersamaan dengan munculnya crop circle, perilaku anjing mereka menjadi liar, dan di suatu malam, ada penyusup yang berada di sekitar rumah mereka, kemudian kabur tanpa sempat terlihat sosoknya.

Setelah melihat berita bahwa kemunculan crop circle ini juga terjadi di daerah, bahkan di belahan dunia lain, mereka pun ikut yakin bahwa hal ini adalah pertanda akan kemunculan mahluk asing (extraterrestrial). Hal ini makin diperkuat dengan sinyal aneh yang ditangkap radio mereka, dan video kemunculan mahluk ET di Brazil. Pertanda bahwa alien akan melakukan invasi.


Dalam suatu percakapan dengan Merrill, Graham mengaku bahwa ada dua jenis manusia berdasarkan cara mereka menyikapi kejadian. Yg pertama, jenis yang percaya akan adanya keajaiban, dan bahwa pertolongan akan datang. Yg kedua, yang percaya bahwa apapun yg terjadi, mereka harus menghadapinya sendirian. Graham, yang sudah kehilangan keyakinannya, masuk ke grup yang kedua.

Graham kemudian mendapat telepon singkat dari Ray, orang yang menabrak istrinya  dalam kecelakaan maut itu. Graham mendatangi rumah Ray, yang sedang bersiap-siap untuk pergi dengan mobilnya. Selain meminta maaf atas kematian istrinya, Ray juga mengatakan bahwa dia akan pergi ke danau karena percaya mahluk ET itu takut air, dan bahwa di rumahnya ada satu mahluk yang terperangkap di dapur.

Graham pun memeriksanya, dan kaget dengan sikap tiba-tiba mahluk asing itu yang seakan hendak menyerangnya, memotong 2 jari mahluk itu dengan pisau. Graham bergegas pulang, dan setelah berunding dengan yang lainnya, memutuskan untuk bertahan di rumah dari mahluk asing. Mereka membentengi rumah dengan menutup semua pintu dan jendela dan memalangnya dengan kayu.

Mahluk2 itu tetap berusaha masuk, lewat loteng. Graham dan yang lainnya pindah ke basement dan bertahan di sana. Morgan sempat mengalami serangan asma, dimana Graham, dengan sekuat tenaga berhasil meredakannya. Di pagi harinya, mereka mendengar berita bahwa para alien sudah meninggalkan bumi, kemungkinan karena para penduduk bumi sudah menemukan cara untuk membasmi mereka. Sayangnya, masih ada satu mahluk di rumah itu.


Dia menyandera Morgan, dan menyemprotkan gas beracun padanya. Saat itulah, Graham teringat pesan terakhir istrinya sebelum mati: menyuruhnya untuk melihat (See) dan menyuruh Merrill untuk mengayunkan (swing away). Dan dia menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi pada keluarganya, semua dipersiapkan untuk saat ini, untuk menghadapi mahluk asing itu.

Graham melihat stik baseball di dekat Merrill, dan mengulangi pesan istrinya ke Merrill. Merrill segera menggunakannya untuk memukuli mahluk itu, hingga kemudian menyebabkan gelas-gelas di sekitar rumah menumpahkan air, yang ternyata merupakan kelemahan mahluk asing itu, dan membunuhnya.

Selain pesan kematian istrinya, kelakuan Bo yang sering menaruh gelas berisi air di sekitar rumah, dan Morgan yang menderita asma, ternyata memiiki alasan tertentu. Morgan selamat dari gas beracun itu, karena tak terhirup oleh paru-paru akibat asma yang dideritanya. Graham pun menemukan keyakinannya lagi, dan kembali menjadi pendeta.

Komentar:

Salah satu film yang menjadi ciri khas Shyamalan. Misteri dan kemunculan mahluk selain manusia. Meskipun dalam hal ini, keberadaan mahluk asingnya sudah cukup jelas diberitahu di awal-awal. Adapun crop circle yang ditampilkan itu ide yang bagus, membuat penonton tertarik.

Tapi buat gw bukan aspek mahluk asingnya yang paling menarik, melainkan bagaimana Graham harus membawa keluarganya melalui masa-masa sulit, terutama setelah kematian istrinya, dan hilangnya keyakinannya. Tema keluarga menjadi bagian penting dari film ini. Graham yang sedang bimbang banyak terbantu oleh adiknya, Merrill dan Morgan yang cerdas.

Tema lainnya yang juga menarik dari Shyamalan adalah segala hal yang menjadi jelas di akhir, bahwa segala sesuatu ada tujuannya. Seperti twist yang juga dilakukannya di The Sixth Sense dan Unbreakable.

Kalau ada yang mengurangi kenikmatan gw menonton, mungkin karena udah terlebih dulu nonton Scary Movie ke-3 atau 4, yg ada parodi tentang film Signs ini. Dan seperti biasa, Shyamalan ikut mejeng di film ini, sebagai Ray si pengendara mobil yg nabrak istrinya Graham.

my Rating: 8.

No comments:

Post a Comment